Langkah-Langkah Harian yang Wajib Dilakukan oleh Marine Engineer di Atas Kapal

360 F 1535215665 UjPdAoIMzV3C1xknCgU57qzUj0dVnfvY

Menjadi marine engineer di kapal bukan hanya soal memperbaiki mesin ketika rusak. Sehari-hari, seorang engineer bertugas menjaga semua sistem kapal tetap berjalan dengan lancar, aman, dan efisien — dari permulaan shift hingga akhir. Perawatan rutin dan pengecekan harian ini sangat penting agar kapal tetap layak beroperasi, mesin awet, dan risiko gangguan bisa diminimalkan.

Berikut ini panduan praktis tentang apa saja yang perlu diperhatikan oleh marine engineer dalam rutinitas harian di atas kapal.

Memulai Shift dengan Pengecekan Kondisi Mesin dan Sistem Utama

Ketika memulai shift — entah saat kapal berlayar ataupun di pelabuhan — marine engineer biasanya melakukan inspeksi menyeluruh di ruang mesin dan kontrol panel. Hal-hal berikut menjadi prioritas:

  • Memeriksa level oli mesin utama, oli pelumas, serta oli pelengkap mesin bantu. Jika diperlukan, lakukan pengisian ulang.
  • Mengecek sistem pendingin (cooling water/water jacket): suhu air pendingin, sirkulasi seawater, serta kondisi pompa maupun strainer air laut.
  • Observasi tekanan bahan bakar, tekanan pelumasan, dan aliran bahan bakar masuk — untuk memastikan suplai bahan bakar dan pelumasan tetap stabil.
  • Memastikan tidak ada kebocoran minyak, bahan bakar, atau air pendingin pada pipa, gasket, sambungan, dan seal. Deteksi dini kebocoran dapat mencegah kerusakan serius.

Langkah awal ini berfungsi sebagai sistem deteksi dini — memastikan semua parameter penting berada dalam batas aman sebelum mesin dijalankan secara penuh.

Pemantauan Mesin dan Sistem Bantu Sepanjang Operasi

Selama kapal beroperasi, engineer harus melakukan watchkeeping — yakni pemantauan berkala terhadap mesin dan berbagai sistem kapal. Berikut kegiatan rutin yang biasanya dilakukan:

  • Memantau data mesin secara berkala (suhu, tekanan, rpm, konsumsi bahan bakar, alarm) melalui panel kontrol dan sistem monitoring.
  • Memeriksa exhaust / funnel — memastikan tidak ada kebocoran gas buang, tidak ada getaran abnormal, dan sistem pembuangan gas bekerja dengan baik.
  • Memeriksa boiler, sistem uap, dan pompa-pompa bantu jika ada — terutama pada kapal dengan boiler atau sistem uap. Termasuk mengecek tekanan, kondisi boiler water, pompa, dan seal.
  • Memantau kondisi tangki — bahan bakar, pelumas, minyak bekas, bilge, sludge, dan ballast; serta melakukan sounding tangki sesuai prosedur. Log tangki harus dicatat.

Pemantauan terus menerus membantu mendeteksi masalah kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan besar — yang bisa berarti downtime atau kerugian besar.

Perawatan Preventif dan Housekeeping Mesin

Tugas seorang marine engineer juga mencakup perawatan preventif harian dan menjaga kebersihan ruang mesin. Beberapa pekerjaan penting:

  • Memastikan pompa, pipa, seal, gasket, serta sambungan dalam kondisi baik — dan melakukan pelumasan, pengecekan seal, ganti gasket bila perlu.
  • Menjaga kebersihan engine room: tidak ada oli tumpah, tidak ada bahan mudah terbakar di dekat mesin panas, area ventilasi bersih — untuk mencegah bahaya kebakaran.
  • Mengelola inventory suku cadang, pelumas, filter, dan bahan habis pakai: memastikan stok cukup bila ada kebutuhan mendesak.
  • Mencatat semua aktivitas, pembacaan, dan kejadian di engine logbook / oil-to-sea / bilge / sludge log — sebagai dokumen penting untuk audit, klaim, dan penilaian kondisi kapal.

Perawatan preventif seperti ini membantu memperpanjang umur mesin dan peralatan, serta menjaga reliabilitas kapal.

Pemeriksaan Sistem Keselamatan dan Kepatuhan Regulasi

Selain mesin, marine engineer juga bertanggung jawab atas sistem keselamatan dan pemenuhan regulasi di kapal. Beberapa hal yang harus dicek secara rutin:

  • Sistem pemadam kebakaran (fire-fighting), detektor asap/gas, ventilasi, dan pompa darurat — harus selalu siap pakai.
  • Sistem pembuangan limbah (bilge, sludge, oily water separator), sistem ballast, dan peralatan pollution-prevention — harus berfungsi normal dan catatannya lengkap.
  • Pemeriksaan alat darurat dan jalur escape: memastikan pintu kedap laut (watertight doors), ventilasi darurat, alarm dan lampu darurat dalam kondisi baik.

Dengan rutin melakukan pemeriksaan ini, kapal dan kru terlindungi dari risiko kecelakaan atau pelanggaran regulasi.

Dokumentasi dan Pelaporan: Kunci Transparansi dan Akuntabilitas

Setiap tahapan — pengecekan, perawatan, perbaikan, pengisian bahan bakar/oli — harus dicatat. Dokumen penting yang umumnya dikelola:

  • Engine Room Logbook
  • Oil/Bunker Log & Fuel Consumption Log
  • Tank Sounding Log (bahan bakar, air, ballast, bilge, sludge)
  • Maintenance Plan & Work Order, jika ada perbaikan atau penggantian suku cadang
  • Laporan abnormalitas / alarm / insiden

Dokumentasi rapi membantu proses audit, penilaian performa kapal, serta keberlanjutan operasional.

Mengapa Rutinitas Harian Ini Sangat Penting?

Melalui praktik harian yang disiplin, marine engineer membantu:

  • Menjaga mesin dan sistem kapal tetap prima — mengurangi risiko breakdown saat pelayaran.
  • Memastikan efisiensi bahan bakar dan operasional — dengan data real-time dan perawatan tepat waktu.
  • Mematuhi regulasi maritim dan lingkungan — penting untuk reputasi dan legalitas kapal.
  • Menjamin keselamatan kru dan kapal — preventif terhadap kebakaran, tumpahan, polusi, atau kerusakan struktural.
  • Meningkatkan umur teknis kapal — perawatan jangka panjang menjaga aset tetap bernilai lebih tinggi.

Dengan demikian, meskipun terlihat seperti rutinitas “biasa”, tugas harian seorang marine engineer adalah fondasi keberlangsungan operasional kapal.

Rutinitas harian oleh marine engineer adalah pondasi agar kapal tetap andal, efisien, dan aman. Disiplin dalam pengecekan, pemeliharaan, dan dokumentasi membuat kapal siap berlayar dalam kondisi optimal. Untuk mendukung kebutuhan operasional dan perawatan kapal Anda, PT Gastra Anugerah Sejahtera siap menyediakan layanan servis, pemeliharaan, serta pendampingan teknis profesional — sehingga armada Anda tetap prima di laut lepas.

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *